Miris! Pesta Seks di Gunung Kemukus Tak Digubris Pemerintah Setempat!

On 2015-07-30 by admin

Dilansir dari Hello-pet.com
Gunung Kemukus berada di Miri yang merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Kecamatan Miri terletak di sebelah barat Ibu Kota Kabupaten Sragen berjarak 35 Km atau 25 Km dari Kota Surakarta.

Gunung Kemukus juga merupakan salah satu tempat wisata Gunung yang memiliki tekstur tanah berbukit dan berpohon lebat.

 

Nama Gunung Kemukus ini mendadak tenar seantero dunia usai Patrick Abboud, jurnalis asing dari program Dateline SBS Australia membuat kisah ritual seks aneh di gunung tersebut. Lokasi itu pun kini terkenal dengan nama ‘Gunung Seks’

Jurnalis Australia, Patrick Abboud, dalam laporannya menyebutkan bahwa ia berhasil mengungkap kehidupan yang luar biasa di atas gunung. Dia mengatakan para peziarah kerap melakukan pesta seks terselubung.

ritual-seks-gunung-kemukus-riyad-resolusi-hellopet

Abboud mengatakan ritual aneh yang dijalankan yakni peziarah harus melakukan hubungan seks tujuh kali dengan orang asing berturut-turut setiap Jumat Kliwon.

“Ini cerita yang cukup aneh. Beberapa tahun yang lalu saya membaca sebuah artikel tentang hal itu dan ingin mempelajari lebih dalam, butuh beberapa saat untuk sampai ke sana,” katanya.

Yang lebih mengejutkan betapa banyak ribuan orang, bahkan mencapai hingga 8.000 pada malam sibuk menggelar pesta seks berbarengan,” tambah Abboud.

“Sulit untuk memahami itu, setelah berada di sana, butuh beberapa pekan untuk mencernanya.”

Tempat itu kini begitu populer sehingga menarik wisatawan lokal. Ironisnya, pemerintah setempat menarik pungutan kepada mereka yang memasuki kawasan tersebut.

“Ini sebuah kontradiksi. Pemerintah mengetahui perzinahan yang terjadi, tetapi mengabarkan sesuatu yang berbeda dan menutup mata,” kata Abboud.

ritual-seks-gunung-kemukus-riyad-resolusi-hellopet.jpg-2

Menurut dia, pemerintah dan tokoh agama setempat terkesan membiarkan prostitusi berkedok ritual di Gunung Kemukus. Selain bertolak belakang dengan ajaran agama, aktivitas tersebut juga rawan penyebaran penyakit kelamin. Dia menggambarkan ritual itu sebagai kejadian yang luar biasa mengejutkan. Ia pun menunjukkan foto-foto orang sebelum melakukan ritual seks di Gunung Kemukus.

ritual-seks-gunung-kemukus-riyad-resolusi-hellopet.jpg-3

Acara ritual seks di Gunung Kemukus ini ada yang menganggap hanya sebuah legenda rakyat daerah. Zaman dulu dikisahkan tentang seorang Pangeran dari Kerajaan Majapahit yang bernama Pangeran Samudro bangsawan ini berasal dari kerajaan Majapahit tapi ada juga yang menyebutnya berasal dari zaman Kerajaan Pajang.

Menurut cerita, Pangeran Samudro ini jatuh cinta kepada ibu tirinya sendiri yaitu Dewi Ontrowulan. Ayahanda Pangeran Samudro yang mengetahui hubungan anak-ibu tersebut menjadi murka dan kemudian mengusir Pangeran Samudro.

Setelah diusir oleh ayahnya inilah Pangeran Samudro melakukan perjalanan hingga akhirnya sampai ke Gunung Kemukus, tak lama kemudian sang ibunda menyusul anaknya ke Gunung Kemukus untuk melepaskan kerinduan.

Singkat cerita, ibu dan anak yang tengah dilanda asmara ini melepas kerinduan setelah sekian lama tidak bertemu. Namun, sebelum sempat ibu dan anak ini melalukan hubungan intim, penduduk sekitar memergoki mereka berdua yang kemudian merajamnya secara beramai-ramai hingga keduanya meninggal dunia.

Keduanya kemudian dikubur dalam satu liang lahat di gunung itu juga. Menurut cerita lainnya, sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir Pangeran Samudro sempat meninggalkan sebuah pesan yaitu kepada siapa saja yang dapat melanjutkan hubungan suami-istrinya yang tidak sempat terlaksana itu akan terkabul semua permintaannya.

“Baiklah aku menyerah, tapi dengarlah sumpahku. Siapa yang mau meniru perbuatanku , itulah yang menebus dosaku dan aku akan membantunya dalam bentuk apapun“. Begitulah isi sumpah yang dilontarkan Pangeran Samudro sebelum akhirnya wafat.

Dari cerita legenda tentang Pangeran Samudro ini lah ritual di Gunung Kemukus seolah menjadi ajang pesta seks untuk meminta kekayaan. Jika berhasil, kedua pasangan yang bukan sah sebagai suami istri ini harus bertemu kembali untuk melakukan selamatan dan syukuran di Gunung Kemukus itu kembali.

Jika ingkar, maka kedua pasangan yang telah berjanji di makam Pangeran Samudro ini, akan jatuh miskin kembali. Bahkan, menurut mitos dan kepercayaan warga mereka atau titisan kedua pasangan yang melakukan ritual mesum berdua itu akan mengalami celaka.

Abboud menyebut itu merupakan ritual asli orang Jawa dan tidak terkait dengan agama apa pun yang berkembang di Indonesia, termasuk Islam.

Namun ritual ini tampaknya belakangan mulai disalahgunakan. Karena praktik prostitusi di gunung ini justru semakin meningkat. Bagaimana Menurutmu?

 

Sumber : http://hello-pet.com/quiz?id=91292

 

 

 

Leave a Reply

You Might Also Like