Menurut BI Aset Wakaf Bukan Hanya Untuk Makam Dan Masjid

On 2015-10-26 by admin

Semakin berkembangnya ekonomi dan keuangan syariah memperoleh perhatian dari Bank Indonesia. Di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2015 kali ini, BI mendorong optimalisasi aset wakaf.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan kalau aset wakaf yang besar memberikan peluang pada sektor keuangan Islam yang dimanifestasikan ke dalam berbagai bentuk manfaat.

mirza

Source:beritasatu.com

Ia pun mengatakan, guna mengembangkan sektor wakaf, pendekatan inovatif sangat penting dilakukan. Ia berharap perannya terhadap negara lebih tinggi. Di sisi lain, masyarakat masih menginterpretasikan wakaf secara tradisional dan kurang memanfaatkannya untuk kegiatan produktif.

Ia menambahkan kalau pada saat ini wakaf baru sebatas untuk lahan makam dan masjid. Padahal, dengan utilisasi wakaf yang lebih tinggi, kontribusinya terhadap ekonomi secara menyeluruh akan lebih bagus. Undang-undang mengenai wakaf dan peraturan pemerintah mengenai wakaf juga sudah ada. Maka diharapkan peran wakaf makin meningkat, terutama yang disumbang oleh masyarakat lapis bawah.

Pemanfaatan aset wakaf yang baik juga dapat menjadi asset-based financing dan bisa dipakai untuk menerbitkan sukuk. Hal itu seiring dengan subsektor pasar modal syariah yang juga tumbuh dan ditandai dengan meningkatnya pembelian sukuk tiap tahun. Sukuk ini, kata dia, bermanfaat untuk meningkatkan investasi.

Indonesia-Sharia-Economic-Festival

Source: hidayatullah.com

Perekonomian global yang lesu ikut berdampak pada pasar ekonomi syariah. Mirza mengakui bank konvensional dan syariah sama-sama tumbuh cepat saat ekonomi booming.

Semakin tingginya penetrasi ekonomi syariah, apalagi bisa dipakai oleh nonmuslim, diharapkan share bisa bertambah. ISEF 2015 yang kedua kalinya ini diselenggarakan di Surabaya pada 27 Oktober-1 November 2015.

Sumber :tempo.co

Leave a Reply

You Might Also Like