Mengapa Hanya Asi Saja Selama 6 Bulan Bagi Bayi?

On 2015-08-20 by admin

Kebahagian terbesar yang dirasakan oleh seorang Ibu di dunia ini adalah jika anak yang baru dilahirkannya sehat tanpa kekurangan apapun. Setelah berjuang melahirkan entah itu prosesnya secara normal atau pun caesar, perjuangan seorang Ibu tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Ibu harus mulai belajar menyusui anaknya, dan ini tidak mudah. Banyak hal yang menjadi kendala dalam berhasilnya proses menyusui ini, kendala dari dalam dan dari luar. Dari dalam disini maksudnya adalah dari dalam diri sendiri, biasanya Ibu yang baru melahirkan mempunyai kekhawatiran kalau air susu yang dihasilkan tidak cukup, dan itu sering terjadi dan berpengaruh besar atas kelancaran asi yang dikeluarkan, selama Ibu yakin bisa menyusui kekhawatiran itu tidak akan terjadi. Kendala dari luar misalnya tidak adanya dukungan dari keluarga.

asi1

Source:http://cdn.tmpo.co/data/2010/06/29/id_39460/39460_620.jpg

Seorang Ibu menyusui memproduksi susu sebagai sumber makanan utama bagi bayi sampai usianya 6 bulan. Pada masa itu, bayi akan lebih sering untuk menyusu sehingga seorang Ibu menyusui harus siap memberi asi setiap saat. Produksi asi bagi Ibu menyusui sudah dirancang sedemikian rupa sehingga mampu mencukupi kebutuhan bayi bahkan untuk kebutuhan 2, 3, atau 4 bayi sekaligus. Produksi asi ini juga sudah mulai disiapkan saat Ibu hamil dan siap dikeluarkan bersamaan saat proses persalinan, sehingga memungkinkan Ibu melakukan Inisiasi Dini Menyusui. Namun banyak ibu hamil yang hanya mampu produksi asi di saat awal menyusui, menyebabkan mereka cemas. Padahal, hal tersebut juga merupakan hal yang wajar, karena menyesuaikan ukuran lambung bayi hanya sebesar kelereng, dan hanya cukup untuk 10 mililiter asi.

asi

Source:https://musikgelombangotak.files.wordpress.com/2014/11/melancarkan-produksi-asi.jpg

Mengapa bayi yang baru lahir sampai berusia 6 bulan hanya perlu asi saja tanpa makanan lain, kita simak bersama yuk alasannya :

1. Asi kaya nutrisi
Bila dibandingkan asi dengan produk susu kalengan atau formula untuk sang buah hati, asi tetap terunggul dan tak terkalahkan. Karena asi memiliki semua kandungan zat penting yang dibutuhkan oleh sang bayi seperti; DHA, AA, Omega 6, laktosa, taurin, protein, laktobasius, vitamin A, kolostrum, lemak, zat besi, laktoferin and lisozim yang semuanya dalam takaran dan komposisi yang pas untuk bayi, oleh karenanya asi jauh lebih unggul dibandingkan dengan susu apapun.

2. Asi memberikan kekebalan
Karena asi memiliki banyak keunggulan kandugan zat-zat penting yang terkandung didalamnya yang membuat bayi berkembang dengan optimal. Asi juga mempunyai keunggulan lain untuk pembentukan sistim Imun sang bayi. Sistem imum merupakan sistim yang sangat krusial untuk sang bayi, semakin baik sistim imun anak maka akan membuat anak jarang sakit. Dibandingkan bayi yang tidak mendapatkan asupan asi, bayi yang mendapatkan asupan asi mempunyai sistim imun atau sistim kekebalan tubuh yang jauh lebih baik.

3. Asi sebagai bonding
Asi juga berperan dalam mendekatkan kedekatan jiwa antara sang ibu dan sang anak. Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi kalau anak yang mendapatkan Asi eklusif dari sang ibu akan cenderung mempunyai kedekatan dan hubungan yang lebih baik dibandingkan dengan bayi yang tidak mendapatkan asupan Asi.

4. Asi lebih higenis
Karena Asi langsung diberikan melaui puting sang ibu dengan Asi yang tersimpan dipayudara ibu akan menjaga keadaan Asi steril dan dengan suhu yang tepat sesuai untuk kebutuhan sang buah hati. Bila dibandingkan dengan susu formula atau susu kaleng, keduannya memerlukan alat bantu berupa botol dot agar bisa dikonsumsi oleh sang bayi. Kesterilan dari susu seperti ini perlu dipikirkan lagi, karena dalam proses pembuatan susu dan memasukan ke dalam botol ada banyak kemungkinan bahwa susu tersebut tercemar dengan senyawa lain, entah dari susunya sendiri sudah tercemar, air yang digunakan belum tentu streril dan yang penting botol dot yang digunakan untuk minum sang bayi juga belum tentu bebas dari kuman.

5. Asi merupakan pelindung dari berbagai alergi makanan
ASI juga mampu memberi rangsangan kepada sang bayi agar kebal terhadap berbagai bahan makanan, perlu diingat untuk hal ini keragaman dan ke-berimbagan makanan yang dikonsumsi oleh sang Ibu akan turut menentukan. Selain itu Asi juga menjadi pelindung yang baik untuk sang bayi dari berbagai penyakit atau insiden seperti kematian bayi secara mendadak, gangguan pencernaan, diare , infeksi telinga dan lain-lain.

Nahh.. ternyata Asi saja sudah cukup bagi bayi dalam enam bulan pertama kehidupannya. Jadi buat kalian Ibu muda yang sedang hamil atau Ibu yang baru saja melahirkan, berikan saja Asi. Dan bagi kalian yang jadi Ayah ayoo dukung istri kalian dan mensukseskan pemberian Asi buat sng buah hati.

Bagikan artikel yang sangat bermanfaat ini ya..

Leave a Reply

You Might Also Like